Lanan Sebut Banyak Jalan Rusak Akan Diperbaiki Tahun Ini

SINTANG, TB- Anggota DPRD Kabupaten Sintang Vaulinus Lanan, menyampaikan bahwa sejumlah ruas jalan rusak di Kecamatan Tempunak dan Sepauk akan mulai diperbaiki tahun ini. Meski demikian proses perbaikan dilakukan secara bertahap karena keterbatasan alat berat dan anggaran.
Hal ini disampaikan Lanan saat ditemui di Gedung DPRD Sintang belum lama ini. Ia menjelaskan bahwa kerusakan jalan memang menjadi keluhan utama masyarakat di daerah pemilihannya, yaitu Dapil 6 yang meliputi Kecamatan Sepauk dan Tempunak.
“Kerusakan jalan memang jadi masalah besar, terutama di musim hujan. Banyak ruas yang rusak parah, seperti dari Begadung ke Mertijaya dan Mansik. Tapi saya pastikan, jalan-jalan ini sudah masuk agenda perbaikan tahun ini,” ujar Lanan.
Dikatakan Lanan perbaikan dilakukan secara bertahap oleh Dinas PUPR Kabupaten Sintang melalui program Unit Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPJJ). Kendala utama saat ini adalah keterbatasan alat berat. Pemerintah hanya memiliki empat set alat, sehingga pengerjaan harus bergantian dari satu lokasi ke lokasi lain.
“Misalnya sekarang alatnya masih di jalur SKPH, jadi belum bisa langsung pindah ke ruas Begadung. Setelah pekerjaan di sana selesai, baru alat akan dimobilisasi ke lokasi berikutnya. Ini yang sering masyarakat tidak tahu,” jelasnya.
Menurut Lanan, selain ruas jalan utama, beberapa titik juga menjadi perhatian karena aksesnya sangat penting untuk aktivitas masyarakat, seperti di daerah Sungai Buaya menuju Dusun Serpang. Titik-titik ini sudah dipastikan akan dikerjakan tahun ini, tinggal menunggu giliran alat masuk.
“Yang perlu dipahami masyarakat, ini bukan soal tidak ada perhatian. Tapi karena memang alatnya terbatas. Jadi kita minta bersabar dan tetap mendukung program yang sedang berjalan,” kata Lanan.
Ia juga berharap, ke depan pemerintah daerah bisa menambah jumlah alat berat agar pelaksanaan perawatan jalan tidak lagi menunggu terlalu lama.
“Kita sudah dorong agar di tahun 2026 nanti ada penambahan dua set alat berat baru. Kalau itu terealisasi, maka pekerjaan bisa lebih cepat dan tidak ngantri lagi,” pungkasnya.