Camat Kelam Permai Dorong Pemanfaatan Lahan Pertanian untuk Ketahanan Pangan

SINTANG, TB – Meski belum seluruhnya tergarap, potensi lahan padi sawah di Kecamatan Kelam Permai dinilai sangat menjanjikan. Camat Kelam Permai, Kusmara Amijaya, menekankan pentingnya memanfaatkan potensi ini tidak hanya untuk meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga untuk mendukung ketahanan pangan daerah.
“Kalau bisa dimanfaatkan 30 persen saja dari total lahan potensial, itu sudah sangat baik. Pertanian ini bukan hanya soal panen, tapi juga menyangkut ketahanan pangan masyarakat kita ke depan,” ujar Kusmara.
Pernyataan ini disampaikannya belum lama ini kepada media saat menanggapi perkembangan sektor pertanian di wilayahnya. Ia menyebutkan, tidak semua desa memiliki kondisi yang sama, namun beberapa di antaranya menunjukkan peluang besar untuk pengembangan padi sawah.
“Harus berangkat dari data. Tidak bisa disamaratakan semua desa,” kata Kusmara.
Data dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kelam Permai menunjukkan bahwa terdapat total 491 hektare lahan potensial padi sawah. Rinciannya: Desa Merpak dengan 151 hektare, Ensaid Panjang 125 hektare, Kebong 82 hektare, dan Kelam Sejahtera 33 hektare.
Meski angka itu masih berupa potensi, Kusmara berharap ada sinergi antara pemerintah desa, petani, dan penyuluh untuk mulai mengelola lahan secara bertahap. “Ini bisa menjadi modal besar untuk memperkuat ekonomi desa dan menjaga ketersediaan pangan lokal,” pungkasnya.