Lima CPNS Sintang Mundur, Lokasi Penempatan Jadi Alasan Utama

SINTANG, TB – Penempatan di lokasi yang tidak sesuai harapan menjadi alasan utama di balik pengunduran diri lima Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 di Kabupaten Sintang. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sintang, Witarso.
“Alasannya sangat sederhana, mereka merasa tidak siap karena bukan itu lokasi penempatan yang diinginkan,” ujar Witarso usai kegiatan penyerahan SK CPNS di Pendopo Bupati Sintang, Rabu 28 Mei 2025. Disebutkan bahwa beberapa lokasi penempatan yang tidak sesuai harapan tersebut berada di Kecamatan Kayan Hilir dan Kecamatan Serawai.
Dari kelima CPNS yang memilih mundur, empat di antaranya merupakan tenaga kesehatan dan satu lainnya dari tenaga teknis. “Yang mengundurkan diri secara resmi ada lima orang. Empat orang dari tenaga kesehatan dan satu orang dari tenaga teknis,” ungkap Witarso.
Witarso menuturkan bahwa sebagian besar dari mereka yang mengundurkan diri adalah dokter yang terdampak kebijakan optimalisasi dari Kementerian Kesehatan. Kebijakan tersebut menyebabkan mereka tidak ditempatkan sesuai pilihan awal, melainkan dipindahkan ke formasi kosong lain.
“Mereka ini cerita awalnya ikut seleksi, tapi karena peringkat kedua, mereka tidak masuk ke formasi tujuan awal, lalu karena kebijakan optimalisasi dari Kemenkes, mereka ditempatkan di lokasi lain yang kosong. Setelah masuk, mereka merasa tidak siap dan akhirnya memilih mundur,” jelas Witarso.
Menanggapi hal ini, Witarso memastikan bahwa pengisian kembali formasi yang ditinggalkan akan dilakukan dengan mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku dari instansi pusat. BKPSDM Kabupaten Sintang, menurutnya, akan tetap mematuhi mekanisme resmi dalam menangani kekosongan tersebut.