Sintang Terus Berupaya Tingkatkan Desa ODF

SINTANG, TB – Darmadi, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, dari total 391 desa yang ada di Kabupaten Sintang, baru 125 desa yang telah mendeklarasikan diri sebagai ODF (Open Defecation Free).
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Sintang terus mendorong upaya untuk meningkatkan angka desa yang bebas dari kebiasaan buang air besar sembarangan, sebagai bagian dari upaya kesehatan masyarakat.
“Sebanyak 125 desa telah menyatakan diri sebagai ODF, sebuah pencapaian yang positif. Namun, masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mencapai target yang lebih besar,” ungkap Darmadi.
“Masih ada desa yang belum sepenuhnya bebas dari kebiasaan buang air besar sembarangan, namun kami terus berupaya agar lebih banyak desa di Sintang bisa mencapai status ODF,” terang Darmadi.
Darmadi mengatakan di Kecamatan Kayan Hilir saat ini sedang dalam proses untuk mendeklarasikan diri sebagai Desa SBS (Stop Buang Air Besar Sembarangan), dengan harapan dapat meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan.
“Di Kecamatan Kayan Hilir,saat ini sedang proses untuk mendeklarasikan diri sebagai Desa SBS. Kami berharap untuk kecamatan lainnya segera menyusul,” kata Darmadi.
“Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk mengikuti jejak yang sama dalam meningkatkan kualitas sanitasi di lingkungan mereka,” tambah Darmadi.
Darmadi menekankan bahwa perilaku buang air besar sembarangan berisiko besar menularkan penyakit melalui kontaminasi air apalagi bagi yang yang menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mandi, dan mencuci.
“Kebiasaan buang air sembarangan dapat menyebabkan pencemaran air tanah dan sumber air bersih yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Oleh karena itu, sangat penting bagi masyarakat untuk mengubah kebiasaan ini demi kesehatan bersama,” tutup Darmadi.