Pemkab Sintang Mengapresiasi Ritual Adat Kurung Semangat
SINTANG, TB-Pemerintah Kabupaten Sintang menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Ritual Adat Kurung Semangat di Betang Tampun Juah Jerora Satu, Kamis 6 Maret 2024.
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Sintang, dr. H. Jarot Winarno, Wakil Bupati Sintang, Melkianus, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus.
Ritual Adat Kurung Semangat dianggap sebagai langkah penting dalam mempersatukan dan menjaga keharmonisan masyarakat Kabupaten Sintang. Melalui pernyataannya, Wakil Bupati Sintang, Melkianus, menyatakan bahwa ritual tersebut bertujuan untuk mengembalikan semangat para pemimpin dan seluruh masyarakat.
“Hari ini bisa menjadi tonggak sejarah untuk mengingatkan kita semua tentang pentingnya saling menghargai dan menghormati setiap individu yang tinggal di Kabupaten Sintang. Suku dan agama apa pun harus diperlakukan dengan hormat,” ucap Melkianus.
Selain itu, dalam pesannya, Melkianus menekankan pentingnya kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sintang, ormas, dan seluruh masyarakat dalam menjaga kedamaian dan keharmonisan. Dia juga menegaskan bahwa Kabupaten Sintang adalah rumah bersama yang tidak membedakan suku atau agama.
“Pemkab Sintang tidak mampu menjaga kedamaian dan keharmonisan tanpa bantuan dari ormas dan seluruh masyarakat. Setelah Idul Fitri, kami akan mengajak seluruh ormas untuk duduk bersama dan menyepakati upaya menjaga kedamaian di Kabupaten Sintang,” ungkapnya.
Melkianus menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang menghargai adat dan budaya yang ada, dan bahwa Ritual Adat Kurung Semangat merupakan salah satu upaya untuk menjaga kedamaian yang telah lama menjadi ciri khas Kabupaten Sintang.
“Kita menghargai adat dan budaya yang ada. Kegiatan ini bukanlah hukum adat, tetapi murni ritual adat kurung semangat untuk mewakili masyarakat dalam menjaga kedamaian. Sintang akan tetap damai dan menjadi rumah besar bagi kita semua,” tutup Melkianus.
Sumber: Rilis Prokopim Sintang Tahun 2024
Editor: terasborneo.com