Sintang Dapat Dana Pembangunan Infrastruktur dari BNPB, Ini Respon Florensius Ronny

SINTANG, TB– Kabar gembira menyapa Kabupaten Sintang, seiring dengan informasi bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan mengalokasikan dana sekitar Rp 10 miliar untuk proyek pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
Salah satu proyek yang masuk dalam anggaran tersebut adalah pembangunan jembatan Sungai Pemunoh di Kecamatan Sintang.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny, merespon kabar ini dengan penuh apresiasi.
“Saya mendengar selentingan kabar bahwa Pemkab Sintang dapat dana dari BNPB sekitar Rp 10 miliar, salah satunya untuk pembangunan jembatan Sungai Pemunoh. Kalau memang itu benar, tentu kita memberikan apresiasi,” ungkap Ronny.
Meski menyambut baik kabar ini, Ronny juga menyoroti pentingnya pengawasan yang cermat selama pelaksanaan proyek. Menjelang akhir tahun, ia juga memberikan catatan terkait waktu penyelesaian proyek tersebut.
“Apakah nanti dalam tahap pengerjaan mampu diselesaikan di akhir tahun atau seperti apa, saya pikir itu harus jadi perhatian,” tegasnya.
Pembangunan jembatan Sungai Pemunoh menjadi sorotan karena kondisinya yang rusak parah dan telah menyebabkan kecelakaan. Warga setempat, termasuk dari Kampong Seberang, bahkan pernah melakukan demonstrasi dua kali untuk menuntut perbaikan jembatan.
Wakil Bupati Sintang, Melkianus, sebelumnya telah memastikan bahwa dana untuk pembangunan jembatan Sungai Pemunoh sudah dianggarkan dan tender akan dimulai pada bulan November 2023.
“Dana tersebut berasal dari BNPB, pemerintah pusat. Suntikan dana untuk darerah ini membawa harapan baru untuk kemajuan infrastruktur di Kabupaten Sintang,” ujarnya.
Melkianus menyebutkan bahwa Sintang mengalami keterbatasan anggaran pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan.
“Kondisi keterbatasan anggaran ini menunjukkan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan masyarakat dalam mencari solusi kreatif untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di Sintang,” ujarnya.