Dukung Penutupan TPS Wiyata II

SINTANG, TB- Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang melalui dinas Lingkungan Hidup telah melarang masyarakat Sintang membuang sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang berada di Gang Wiyata 2. Pasalnya tempat pembuangan sampah di kawasan tersebut sudah resmi ditutup.
Pantauan dilapangan tumpukan sampah masih terjadi, meski sudah dilarang masyarakat tetap membuang sampah di eks TPS tersebut.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sintang, Lim Hie Soen mengatakan mendukung kebijakan pemerintah menutup tempat pembuangan sampah di kawasan tersebut.
“Karena di situ ada Puskesmas dan sekolah kalau masih ada tong sampah di situ masyarakat masih buang sampah itu bisa menyebabkan pencemaran lingkungan, aroma tidak sedap bisa mengganggu aktivitas belajar di sekolah dan layanan kesehatan di puskesmas,” kata Lim Hie Soen.
Perihal tumpukan sampah di eks TPS tersebut, Anggota DPRD dapil kota Sintang ini menghimbau kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di kawasan tersebut.
“Dengan segala kerendahan hati mari kita sama-sama menghormati kebijakan pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat,” ajaknya.
Meski begitu, Lim Hie Soen juga mendorong pemerintah punya langkah konkrit untuk membersihkan dan mencegah terjadinya penumpukan sampah agar masyarakat tidak buang sampah sembarangan.
Iya juga menyoroti tumpukan sampah yang berada di pinggir jalan hutan wisata baning. Di kawasan tersebut juga sudah ada larangan membuang sampah namun masyarakat masih membuang sampah di kawasan tersebut.
“Sampah-sampah yang berserakan di pinggir jalan itu membuat pemandangan jadi tidak enak. Ini berdampak serius terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Maka Ia mengimbau masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya.
Saat ini jumlah TPS di kota Sintang sudah sangat minim hal tersebut memicu munculnya TPS liar di sejumlah titik di kota Sintang. Menyikapi itu Lim Hie Soen menghimbau kepada masyarakat untuk memperdayakan jasa pengangkutan sampah.
“Saat ini sudah banyak jasa pengangkutan sampah di Sintang dengan iuran bulanan yang terjangkau. Semoga ini bisa menjadi solusi untuk mengatasi persoalan sampah yang menumpuk di kota Sintang,” pungkasnya.