Hadiri HUT ke-41 Desa Solam Raya, Ini Kata Kadis DPMD Sintang

SINTANG, TB – Herkolanus Roni, SH, M. Si., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang menghadiri perayaan ulang tahun ke-41 Desa Solam Raya yang ditandai dengan pemotongan tumpeng, di Desa Solam Raya, Kecamatan Sungai Tebelian pada hari Rabu, 25 Oktober tahun 2023.
Herkolanus Roni mengatakan Desa Solam Raya merupakan desa unggulan bagi Kabupaten Sintang. Desa Solam Raya merupakan salah satu desa transmigrasi. Desa ini awalnya ditempati oleh penduduk dari program transmigrasi Banyumas, Lumajang, Blora, Cianjur, dan Purwakarta dan ada juga terdapat masyarakat lokal yaitu masyarakat Dayak.
“Desa ini mempunyai keungulan dari pembibitan ikan dan dari perkebunan yang sudah terkenal di mana-mana, hal ini adalah modal utama untuk membangun desa sehingga tercipta suasana rukun dan tentram, sehingga menjadi desa yang madani dan bermartabat,” kata Herkolanus Roni.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang ini berharap agar warga Desa Solam Raya senantiasa bersatu dalam upaya membangun desa.
“Rawatlah apa yang telah dimiliki saat ini, mari bersama-sama mewujudkan desa mandiri melalui gerakan desa membangun untuk Desa Solam Raya ini,” kata Herkolanus Roni.
Sementara itu, dalam sambutan nya Wakil Bupati Sintang mengucapkan selamat Hari Jadi Desa Solam Raya yang ke-41 tahun.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sintang, saya mengucapkan selamat Hari Jadi Desa Solam Raya yang ke-41, semoga Desa Solam Raya terus berkembang dan terus bersinergi dengan baik,” kata Melkianus.
“Semoga dengan bertambahnya usia, Desa Solam Raya bertambah jaya, dan semoga masyarakatnya bisa lebih kompak, selalu bersama-sama semangat untuk membangun Desa Solam Raya untuk menjadi desa yang unggul dengan lebih mengembangkan produktifitas masyarakat dalam berbagai bidang,” tambah Melkianus.
“Desa Solam Raya ini merupakan desa yang menjadi teladan praktek toleransi, saya bangga karena masyarakat disini hidup rukun dan damai meskipun berbeda keyakinan agama dan berbeda suku,” tutup Melkianus.
Sumber : Rilis Kominfo Sintang
Editor : Admin terasborneo.com