Desa Kerapa Sepan Pasang Target Jadi Desa Mandiri Tahun 2023

SINTANG TB- Kepala Desa Kerapa Sepan Kecamatan Kayan Hilir Kabupaten Sintang, Robi Darmawan menargetkan desa yang dipimpinnya itu bisa menjadi Desa Mandiri pada tahun 2023 ini.
Ia mengatakan ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk mencapai indeks Desa Mandiri.
“Untuk mewujudkannya ada beberapa hal penting yang harus kita kejar yang pertama badan usaha milik desa (BUMDes) harus sudah mulai berjalan karena tahun ini kami ada penganggaran khusus untuk bumdes,” kata Robi Darmawan, Selasa, 17 Januari 2022.
Bumdes yang pihaknya aksanakan akan bergerak di bidang infrastruktur perbaikan jalan. Pihaknya akan mengadakan pembelian alat berat untuk melaksanakan pembangunan di daerah.
“Selain bumdes ini harus berjalan, kita anggap kepentingan masyarakat bisa kita tampung dengan pengadaan alat berat ini, terutama dalam membuka isolasi terhadap lahan-lahan yang terisolasi, di mana lahan tidur namun tidak memiliki akses jalan sehingga mengakibatkan lahan tersebut tidak produktif,” terangnya.
Dengan dibukanya akses jalan menggunakan alat berat, lanjut Robi diharapkan lahan yang terisolir dapat dibuka aksesnya dengan standar pengerjaan yang bagus dan ketahanan yang lama.
“Dengan demikian, jalan tersebut akan berfungsi dengan baik karena kalau dikerjakan dengan manual hasilnya tidak akan maksimal,” jelasnya.
“Artinya bumdes bergerak di bidang itu untuk membuka lahan-lahan yang terisolir. Sehingga lahan tidur yang ada bisa kita bangunkan menjadi lahan produktif. Kemudian kita suplai bibit untuk masyarakat supaya mereka bisa menghidupkan lahan itu,” tambahnya.
Kemudian, lajut Robi untuk mencapai indeks desa mandiri, pihaknya juga akan mengoptimalkan pengembangan PKK desa.
“Kita akan mengaktifkan kembali kebun PKK namun bukan hanya sekedar untuk mengejar indeks Desa Mandiri. Kami harapkan bila kebun ini dapat terbangun bisa menjadi sesuatu yang berdampak ekonomi yang menghasilkan bagi ibu-ibu yang mengelola itu,” ujarnya.
Artinya bukan program yang hanya basa-basi dibangun hanya untuk memenuhi persyaratan mencapai indeks Desa Mandiri setelah terwujud kemudian kebun tersebut ditelantarkan.
“Jadi bukan seperti itu. kami tidak ingin hal seperti itu. Artinya kami berharap ke depan program ini berkelanjutan dan terus berlangsung serta berdampak terhadap ekonomi masyarakat. Sehingga harapan kami Desa Kerapa Sepan tahun 2033 ini bisa mengejar target Desa Mandiri,” pungkasnya.