Dorong Kelanjutan Pembangunan Jalan di Daerah Perbatasan 

SINTANG, TB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang menyoroti kegawatdaruratan infrastruktur jalan dan jembatan di Daerah perbatasan. Pemerintah pusat diminta memperhatikan ruas jalan paralel di daerah perbatasan khusus di wilayah Kecamatan Ketungau Hulu Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny saat dijumpai awak media di Gedung DPRD Sintang belum lama ini.

Ronny mengatakan beberapa titik ruas jalan paralel yang sudah dibangun mengalami rusak berat. Oleh karenanya ia mendorong pemerintah pusat dapat menangani ruas jalan tersebut agar mobilitas masyarakat kembali lancar.

“Pekerjaan ruas jalan dan jembatan jalur paralel perbatasan harus dilanjutkan agar dapat memudahkan mobilitas masyarakat kita, khususnya yang masuk di jalur ketungau,” ujar ronny.

Dikatakannya bahwa jalan paralel di jalur perbatasan ini merupakan akses vital dan urat nadi perekonomian masyarakat.

“Maka kita di daerah mendorong pemerintah pusat agar memperhatikan ruas jalan di perbatasan ini. Karena keberadaan, infrastruktur ini baik jalan dan jembatan erat kaitannya untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Seharusnya kata Ronny, ruas jalan paralel perbatasan dikerjakan secara berkelanjutan. Jika dibandingkan dengan jalan paralel perbatasan lainya di Provinsi Kalimantan Barat ini , jalan pararel di Ketungau Hulu ini kondisinya memprihatinkan.

“Maka kita di daerah terus mendesak kepada pemerintah pusat supaya dapat memperhatikan kondisi wilayah perbatasan, khususnya jalur ketungau ini,” pungkasnya.

Selain menyuarakan infrastruktur yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, Ronny juga menyuarakan infrastruktur dasar yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Ruas jalan di perbatasan yang juga menjadi wewenang pemerintah provinsi juga mengalami kegawatdaruratan. Jalan tidak dapat dilewati terutama pada musim penghujan. Maka kita mendorong pemerintah provinsi juga menangani kerusakan ruas Jalan tersebut,” ujarnya.

__Terbit pada
22 November 2022
__Kategori
Parlemen, Sintang

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *