Gempa di Cianjur, Dewan Sintang Sampaikan Turut Belasungkawa

SINTANG, TB – Badan Meteorologi Kimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadi guncangan gempa di Cianjur Provinsi Jawa Barat. Gempa tersebut menyebabkan timbulnya korban jiwa dan kerusakan bangunan.

Santosa, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menyampaikan dukacita yang mendalam atas terjadinya musibah gempa yang melanda Kabupaten Cianjur Provinsi Kalimantan Barat.

“Terkait musibah gempa yang menimpa saudara-saudara kita di Cianjur, saya ingin menyampaikan dukacita yang mendalam dan turut belasungkawa atas terjadinya musibah gempa yang terjadi di Cianjur Jawa Barat. Kita semua dari Kabupaten Sintang juga turut berdukacita atas terjadinya musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi ujian ini,” ucap Santosa.

Santosa mengapresiasi langkah pemerintah bergerak cepat dalam penanganan gempa di Cianjur Provinsi Kalimantan Barat.

“Kalau kita melihat di media, Presiden kita bapak Joko Widodo langsung mengintruksikan jajaran nya untuk membantu penanganan gempa. Kita berharap untuk para korban yang masih tertimbun puing runtuhan gempa bisa segera dievakuasi secepatnya,” harapnya.

Selain Santosa, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Sintang, Welbertus juga menyampaikan rasa belasungkawanya terhadap musibah gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat.

“Saya juga menyampaikan turut belasungkawa untuk para korban jiwa yang meninggal dunia dikarnakan musibah gempa di Cianjur. Semoga para korban jiwa diberikan tempat terbaik disisiNya serta keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan kekuatan baik itu iman maupun kesabaran dan juga kepada para korban yang mengalami luka-luka semoga segera diberikan kesembuhan,” ucap Welbertus.

Adapun berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) korban gempa di Kabupaten Cianjur masih terus bertambah. Rata-rata korban jiwa yang meninggal disebabkan oleh tertimpanya runtuhan bangunan. Sementara ini BNPB melaporkan jumlah total korban jiwa berjumlah 103 orang meninggal dunia dan sebanyak 337 orang luka-luka di Kabupaten Cianjur. Sedangkan warga mengungsi bertambah menjadi 7.060 jiwa yang tersebar dibeberapa titik .

__Terbit pada
22 November 2022
__Kategori
Parlemen

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *