Pengajian Akbar Muslimat NU, Pemkab Sintang Dorong Lahirnya Muslimah Tangguh

SINTANG, TB – Pemerintah Kabupaten Sintang menyampaikan harapan besar agar kegiatan keagamaan mampu melahirkan muslimah yang kuat dan berkarakter. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Pengajian Akbar yang digelar oleh Muslimat Nahdlatul Ulama se-Kabupaten Sintang di Masjid Al Amin Sintang, Minggu (12/4/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh PAC Muslimat NU Kecamatan Sintang ini menghadirkan penceramah Kyai Syaiful Anam dan dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, yakni Helmi selaku Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan.

Dalam sambutannya, Helmi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pengajian akbar bukan sekadar kegiatan rutin keagamaan, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat kebersamaan umat.

Ia menuturkan, kegiatan seperti ini menjadi ruang penting untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah. Selain itu, pengajian juga dinilai mampu membangun karakter masyarakat yang berakhlak mulia.

Lebih lanjut, Helmi menekankan peran penting Muslimat NU dalam kehidupan sosial. Menurutnya, organisasi ini memiliki kontribusi besar dalam membina keluarga, memperkuat pendidikan keagamaan, serta menanamkan nilai Islam yang moderat dan penuh toleransi.

“Peran ibu dalam membentuk generasi yang berakhlak tidak bisa tergantikan. Dari keluarga yang kuat, akan lahir masyarakat yang baik,” ujarnya.

Ia juga berharap melalui kegiatan tersebut akan lahir muslimah yang tidak hanya taat dalam beribadah, tetapi juga cerdas, mandiri, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Hal ini, katanya, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang religius, harmonis, dan berdaya saing.

Selain itu, Helmi mengajak para jamaah menjadikan momentum pengajian sebagai sarana introspeksi diri dan meningkatkan kualitas keimanan dalam kehidupan sehari-hari.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, ia mengingatkan pentingnya membentengi diri dan keluarga dengan nilai-nilai agama. Karena itu, kegiatan keagamaan dinilai perlu terus didukung dan dilestarikan.

Pemerintah Kabupaten Sintang, lanjutnya, terbuka untuk bersinergi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk Muslimat Nahdlatul Ulama, selama kegiatan yang dilakukan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Menutup sambutannya, Helmi mengajak seluruh peserta untuk menyimak tausiyah yang akan disampaikan dengan sungguh-sungguh, serta mengamalkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

__Terbit pada
12 April 2026
__Kategori
Sintang

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *